==IKLAN RESPONSIF==

Suplemen Minyak Ikan Kurang Baik Dikonsumsi saat Kemoterapi


--Iklan Atas Posting--

--Iklan Tengah Post--
Suplemen Minyak Ikan Kurang Baik Dikonsumsi saat Kemoterapi
www.deherba.com
Bagi anda pasien kanker yang tengah menjalani kemoterapi harus berhati-hati terhadap asupan suplemen yang dikonsumsi.

Konsultasi dengan dokter sangatlah ditekankan untuk pasien yang akan mengkonsumsi suplemen ketika menjalani kemoterapi.

Salah satu yang sebaiknya dihindari untuk anda konsumsi adalah suplemen minyak ikan.

Para ahli mengatakan, suplemen minyak ikan lebih sering digunakan untuk kondisi penyakit yang berkaitan dengan darah dan kesehatan jantung.

Seperti disebutkan dalam National Institute of Health, minyak ikan ada juga yang dikonsumsi untuk membantu menurunkan kadar trigliserida atau mencegah penurunan berat badan yang diakibatkan oleh obat-obatan kanker.

Namun, justru sebaliknya, malahan pasien kanker yang menjalani kemoterapi tidak disarankan mengkonsumsi suplemen minyak ikan.

Sebab, menurut para peneliti, pada pasien yang tengah menjalani kemoterapi, suplemen tersebut kurang efektif.

Riset pun dilakukan terhadap suplemen minyak ikan. Dari riset tersebut menghasilkan keenam suplemen minyak ikan yang diuji para peneliti memiliki kandungan asam lemak spesifik yang terbukti mengurangi kefektifan kemoterapi yang dilakukan pada tikus.

Menurut Dr. Emile Voest, pimpinan penelitian dari Netherlands Cancer Institute, Amsterdam, mereka yang menjalani kemoterapi disarankan menjaukan diri dari suplemen minyak ikan dan mendiskusikan dengan dokter setiap suplemen yang akan dikonsumsi.

Dr. Voest beserta koleganya mengungkapkan, seperlima orang Amerika penderita kanker mengkonsumsi asam lemak omega 3 yang didapatnya melalui minyak ikan yang dijual dalam bentuk kapsul.

Asam lemak tersebut pada akhirnya dapat memungkinkan sel kanker untuk memperbaiki dirinya lebih cepat setelah kemoterapi.

Para periset mensurvei pula 400 orang yang di bulan November 2011 menjalani pengobatan kanker. 35 persen dari 118 orang yang mengembalikan survey melaporkan penggunaan suplemen gizi, sedangkan 11 persen memakai suplemen asam lemak omega 3.

Dari berbagai penelitian yang dilakukan, para periset akhirnya memperoleh kesimpulan bahwa sampai adanya pengetahuan lebih lanjut, sebaiknya mereka yang menjalani kemoterapi untuk menghindari minyak ikan, mackerel dan herring, sehari sebelum dan setelah perawatan. Telah diketahui bahwa beberapa suplemen dapat mempengaruhi metabolisme kemoterapi.

Sebaiknya anda berhati-hati dan menghindari semua asam lemak omega 3 ketika kemoterapi karena asam lemak tersebut merupakan bagian esensial dari diet yang tidak dapat dibuat sendiri oleh tubuh.

Sangat penting untuk melakukan percakapan secara terperinci dengan dokter dan konsultan gizi untuk menimbang manfaat dan risiko dari setiap obat-obatan dan berbagai suplemen bebas.

Sumber:
http://health.kompas.com/read/2015/04/08/090000223/Hindari.Suplemen.Minyak.Ikan.Saat.Kemoterapi.

--Iklan Bawah Post--



0 Response to "Suplemen Minyak Ikan Kurang Baik Dikonsumsi saat Kemoterapi"